Institutions and Popular Control of Public Policy
John G. Matsusaka
In democracy, public opinion is supposed to influence policymaking, yet evidence on the amount of congruence between policy and opinion, or the factors that affect congruence, is scarce.
This paper constructs a simple measure of policy congruence on 10 separate issues in all 50 states. For these policies, states chose the outcome favored by the majority 59 percent of the time, only 9 percent more often than would happen with random policymaking.
Congruence was approximately 17 to 19 percent higher when initiatives, a form of direct democracy, were allowed. Congruence was 12 to 14 percent lower when judges were not required to stand for reelection. Congruence was not correlated with a variety of election laws, including campaign contribution limits, public funding of campaigns, and commission-based redistricting.
Download dari sumbernya di: SSRN Online.
numpang koment nih ya….
sebenarnya saya belum pernah mengetahui atupun mendengar tentang tolak ukur kebijakan publik, apalagi itu terkait benar atau tidak. selama ini berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah baik pusat maupun daerah belum dapat menyentuh masyarakat terutama masyarakat kecil. kalaupun ada, itu hanya bersifat sementara. katakanlah BLT atau sjenisnya. setelah BLT habis, maka yang ada adalah kembali kepada kemelaratan. sebenarnya apakah kebijakan-kebijakan seperti itu pantas dikatakan kebijakan positif ? ya klo jangka pendek. saran saya untuk pemda/pempus agar kembali meninjau dan merevisi berbagai kebijakan yang bersifat jgka pendek seperti ini. jika itu diteruskan, saya yakin bahwa yang hanya buang2 duit tanpa menemukan tujuan yang jelas.
dulu di zaman soeharto banyak kelompok2 kerja yang melibatkan masyarakat kecil dan menengah. kenapa kita tidak menggalakkan hal ini kembali.. mungkin bukan saja para petani kreatif namun sluruh kelompok kerja masyarakat di semua lapisan masyarakat. apalah duit 200 ribu untuk masyarakat kita… cobalah kebijakannya lebih modern dikit…. jangan ikut2-tan dengan amerika…
di amerika masyarakat yang disubsidi adalah masyarakat yang mampu berpikir jauh kedepan, yang mungkin mampu mengelola ekonominya tersebut. untuk pemda/pempus… cobalah untuk mendampingi rakyat yang disubsidi agar mereka mampu belajar mengelola sekecil apapun subsidi…
trims…