Home > Artikel > Paradoks Pemulihan Ekonomi Indonesia

Paradoks Pemulihan Ekonomi Indonesia

November 10th, 2010 humas Leave a comment Go to comments

Paradoks ?!

Kinerja dan perjalanan pemulihan ekonomi Indonesia masih belum jelas. Bahkan diduga menghasilkan sekian macam paradoks yang dapat membingungkan masyarakat. Dalam beberapa hal, kondisi anomali dan paradoksal seperti itu masih dapat ditoleransi. Namun, kondisi paradoks yang berlangsung terlalu lama, justru dapat mengaburkan seluruh aransemen yang telah dengan susah payah dirumuskan.

Analisis dan prediksi yang berkembang pun dapat meleset dan jauh dari sasaran karena pola pergerakan sekian macam data inti dan indikator-indikator penunjang ekonomi makro dan mikro semakin tidak beraturan.

Sebagian masyarakat beranggapan bahwa paradoks pemulihan ekonomi sekarang ini masih berhubungan dengan pencarian format baru suatu sistem ekonomi Indonesia, yang jelas tidak semudah menurunkan penguasa dan mengganti pemimpin politik, tapi jauh lebih kompleks dari itu.

Namun sebagian lagi tidak ragu-ragu untuk menyatakan bahwa ketidakmampuan rejim sekarang untuk menemukan kembali pola “keteraturan” yang tercipta pada fase sebelum reformasi amat berhubungan dengan kapasitas berbagai komponen yang turut serta membangun negara ini.

Download: Paradoks Pemulihan Ekonomi Indonesia

Categories: Artikel Tags:
  1. wasisto
    November 11th, 2010 at 06:01 | #1

    Sepertinya memang paradoksal juga ya. Masih sering kita dengar bahwa: setiap satu persen kenaikan pertumbuhan ekonomi, identik dengan terbukanya 400 ribu kesempatan kerja baru.

    Jadi mestinya jika ada Pertumbuhan Ekonomi yang tinggi, maka pengangguran pun akan cenderung menurun. Tetapi ternyata: Pertumbuhan Ekonominya Rendah dan Penganggurannya pun Rendah; harusnya penganggurannya ya tinggi dong ya

  1. No trackbacks yet.