Sumber: metrotvnews.com, Senin, 23 Mei 2011 20:00 WIB

... dikuasasi asing
BANYAK pihak sudah mengingatkan kita tentang liberalisasi yang sudah berlebihan. Mulai dari kalangan budayawan, ilmuwan, agamawan, hingga pensiunan Angkatan Darat meminta agar kita kembali ke jati diri sebagai bangsa.
Kita akan merasakan pentingnya kembali ke identitas sebagai bangsa setelah melihat gambaran yang sesungguhnya. Terutama di bidang ekonomi sangat terasa kuatnya dominasi asing. Di bidang perminyakan misalnya, 75 persen pengelolaan minyak dipegang oleh asing. Demikian pula di bidang perbankan, yang 50,6 persen kepemilikan berada di tangan asing. Hal yang sama juga dengan sektor telekomunikasi dan bahkan juga perkebunan kelapa sawit.
Read more…
Sumber: Meuthia Ganie-Rochman dalam metrotvnews.com, Kamis, 21 April 2011 16:00 WIB
Masyarakat selama ini memahami corporate social responsibility (tanggung jawab perusahaan) sebagai sepenuhnya urusan perusahaan untuk menyumbang ke masyarakat. Banyak kelompok masyarakat, yang dipelopori oleh aktifis lembaga swadaya masyarakat, memandang CSR dengan skeptis, yaitu sebagai alat kosmetik menutupi dampak buruk yang dilakukan perusahaan.
Pandangan negatif terhadap perusahaan mempunyai sejarahnya yang berdampak pada legitimasi perusahaan. Sejak kemerdekaan, perusahaan sering menjadi obyek politik berbagai pihak. Hampir tidak pernah perusahaan digambarkan sebagai organisasi bagian dari masyarakat yang, seperti warga negara individu (citizen), berhak dalam kehidupan publik.
Read more…
Sumber: ugm.ac.id

Dr. Wijoyo S., SE, MA
Koordinasi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal jauh lebih bermanfaat dibanding tidak melakukan koordinasi.
Dalam rangka mengatasi kerugian sosial akibat goncangan inflasi dan goncangan output, koordinasi kebijakan moneter dan kebijakan fiskal jauh lebih bermanfaat dibanding tidak melakukan koordinasi. Hasil simulasi membuktikan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal (kebijakan fiskal endogen) menghasilkan fungsi kerugian lebih kecil dibanding tanpa koordinasi (kebijakan fiskal eksogen).
“Karenanya kebijakan moneter dan fiskal perlu ditingkatkan saat mengalami goncangan, melalui penguatan kelembagaan, seperti adanya semacam Dewan Moneter,” kata Wijoyo Santoso, SE., MA, Jum’at (29/4), saat melaksanakan ujian terbuka program doktor di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.
Read more…
Recent Comments