Archive

Archive for November, 2013

RUU Perkoperasian Kapitalis

November 26th, 2013 humas No comments

Oleh:Suroto, kompas, 25 April 2011

Kooperasi

Terasa aneh, sebuah Rancangan Undang-Undang Perkoperasian disusun dengan substansi yang kapitalistik. Aneh karena koperasi sendiri adalah bentuk perlawanan dari kegagalan sistem kapitalisme dan sistem yang ditengarai menjadi jalan tengah bagi ketegangan tarikan sistem dominasi negara dan sistem fundamentalisme pasar. Namun, begitulah kenyataan yang ada pada RUU Perkoperasian kita yang sudah diproses lebih dari 10 tahun, kini sedang digodok di DPR, dan ditetapkan dalam agenda legislasi tahun ini.

Kita pahami bahwa koperasi itu adalah organisasi yang berbasis pada orang, bukan asosiasi berbasis pada modal. Justru karena perbedaan ini, koperasi itu diakui dan ada.

Keberadaannya pun saat ini mulai mendapat pengakuan resmi. Setidaknya kita dapat lihat dari pengakuan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang menganggap koperasi itu telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial-ekonomi masyarakat. Kemudian oleh Sidang Umum PBB, 19 Desember 2009 ditetapkan bahwa tahun 2012 sebagai Tahun Koperasi Internasional.

Read more…

Categories: Artikel, Diskusi Tags: , ,

The Tragedy of the Commons and the Myth of a Private Property Solution

November 1st, 2013 humas No comments

By: Amy Sinden, Temple University – James E. Beasley School of Law, April 7, 2006

Solusinya ?

The central question of environmental law is “how much?” How much pollution should we emit into the air and water? How much resource exploitation should we engage in? While for other “how much” questions our society tends to rely (at least in theory) on the market, when it comes to environmental harms, the tragedy of the commons frequently causes the market to fail – that is, to get the “how much” question wrong.

According to generally accepted wisdom, there are two potential solutions to the tragedy of the commons:

  1. government regulation, or
  2. privatization.

When the U.S. environmental movement began in the 1970s, government regulation seemed the obvious choice. But in recent years, intellectual fashions have changed, and privatization has become the preferred solution. The privatization solution, however, is a myth that exists, if at all, only in a world of theory.

Baca selengkapnya