Archive

Posts Tagged ‘Akuntabilitas’

Pola Pemberantasan Korupsi Sistemik Melalui Pencegahan dan Penindakan

October 3rd, 2009 humas 4 comments

Oleh: Mochammad Jasin

Sejarah Pemberantasan Korupsi
Dr. M. JasinPemberantasan korupsi di Indonesia sebenarnya telah berjalan cukup lama, bahkan nyaris setua umur Republik ini berdiri. Berbagai upaya represif dilakukan terhadap para pejabat publik atau penyelenggara negara yang terbukti melakukan korupsi. Sudah tidak terhitung telah berapa banyak pejabat negara yang merasakan getirnya hidup di hotel prodeo.

Berdasarkan sejarah, selain KPK yang terbentuk di tahun 2003, terdapat 6 lembaga pemberantasan korupsi yang sudah dibentuk di negara ini yakni; (i) Operasi Militer di tahun 1957, (ii) Tim Pemberantasan Korupsi di tahun 1967, (iii) Operasi Tertib pada tahun 1977, (iv) tahun 1987 dengan Tim Optimalisasi Penerimaan Negara dari sektor pajak, (v) dibentuknya Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TKPTPK) pada tahun 1999, dan (vi) tahun 2005 dibentuk Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor). Read more…

Ombudsman

May 1st, 2009 humas 5 comments

AB Susanto, Managing Partner The Jakarta Consulting Group, pemerhati di bidang organisasi dan manajemen.

ombudsmanBEBERAPA waktu lalu terbetik berita mengenai keharusan bagi bank untuk memiliki Direktur Kepatutan (Compliance Director), yang mengawasi agar jalannya bank tidak salah arah dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan, sehingga uang masyarakat dapat terjaga keamanannya.

Saya teringat sebuah jabatan dalam pemerintahan negara-negara yang telah berkembang sistem demokrasinya yang disebut ombudsman.

Walaupun berawal dari organisai pemerintahan, tetapi juga sudah diadopsi oleh dunia bisnis. Beberapa perusahaan besar seperti General Electric dan Xerox juga memilikinya.

Istilah ombudsman, berasal dari kosa kata Swedia yang arti harafiahnya agen, dan makna kontekstualnya adalah seorang public officer yang mempunyai tugas untuk menangani keluhan masyarakat terhadap tindakan-tindakan pemerintah.

Secara ideal ombudsman bertindak sebagai “pengacara” bagi masyarakat, yang biasanya bertindak atas keluhan dan pengaduan masyarakat. Namun juga dapat bertindak secara pro-aktif terhadap masalah-masalah yang berkembang dalam masyarakat.
Read more…