Archive

Posts Tagged ‘BUMN’

Target Baru Money Politics: CSR

May 12th, 2011 humas No comments

Sumber: Meuthia Ganie-Rochman dalam metrotvnews.com, Kamis, 21 April 2011 16:00 WIB

Masyarakat selama ini memahami corporate social responsibility (tanggung jawab perusahaan) sebagai sepenuhnya urusan perusahaan untuk menyumbang ke masyarakat. Banyak kelompok masyarakat, yang dipelopori oleh aktifis lembaga swadaya masyarakat, memandang CSR dengan skeptis, yaitu sebagai alat kosmetik menutupi dampak buruk yang dilakukan perusahaan.

Pandangan negatif terhadap perusahaan mempunyai sejarahnya yang berdampak pada legitimasi perusahaan. Sejak kemerdekaan, perusahaan sering menjadi obyek politik berbagai pihak. Hampir tidak pernah perusahaan digambarkan sebagai organisasi bagian dari masyarakat yang, seperti warga negara individu (citizen), berhak dalam kehidupan publik.

Read more…

Ekonomi Politik Pasca Reformasi

March 7th, 2011 humas No comments

Meuthia Ganie-Rochman, MetroTVnews.com

Meuthia Ganie-Rochman

Ke mana arah ekonomi politik Indonesia paska reformasi? Perubahan dunia politik juga membawa perubahan pada fokus perhatian pengetahuan apa yang dipandang penting diketahui, dikembangkan, dan diangkat ke publik. Salah satu analisa yang pada masa pemerintahan Soeharto mendapat banyak perhatian adalah analisa ekonomi politik Orde Baru. Buku, artikel, dan seminar banyak dihasilkan dan diselenggarakan untuk memahami bagaimana politik memengaruhi pengalokasian sumber daya melalui kegiatan ekonomi.

Pada masa paska reformasi, analisa ekonomi politik tidak banyak mendapat perhatian. Perhatian publik dan cendekiawan terhisap pada masalah perubahan sistem politik dan tata kelola pembangunan. Mengapa analisa ekonomi politik penting? Pola-pola penggunaan kekuasaan dengan menggunakan institusi negara –tidak hanya institusi pemerintah melainkan juga institusi dewan perwakilan rakyat – akan memengaruhi struktur dan kegiatan di bidang ekonomi, serta akan menentukan siapa yang mendapat keuntungan dari pola ekonomi tersebut. Dengan demikian, analisa ekonomi politik tidak berhenti pada penggunaan yang benar maupun salah dari aset publik, melainkan melihat bagaimana sumber daya tersebut memengaruhi atau dipengaruhi oleh para pelaku di bidang ekonomi.

Read more…

Categories: Artikel Tags: , , , ,

Bebas dari Intervensi Pemerintah, Kinerja Garuda Indonesia Meningkat

February 14th, 2011 humas No comments

Sumber: Rilis Artikel, UGM.ac.id

G.I.A.

Kebijakan Rekstrukturisasi terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Faktor 1). ketepatan memilih srategi, 2). perubahan terpimpin, 3). kemandirian manajemen dan 4). orientasi kewirausahaan menjadikan proses restrukturisasi tahun 1998-2001 dan 2005-2008 berhasil. Sejak tahun 2007, laba operasi Garuda Indonesia mulai positif yaitu Rp 221,2 miliar, meningkat menjadi Rp 1.187 miliar tahun 2008 dan pada tahun 2009 menjadi Rp. 1200 miliar.

Hal itu disampaikan oleh mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Abdulgani, dalam ujian promosi doktor Sekolah Pascasarjana, Sabtu (24/7). Bertindak selaku promotor Prof. Dr. mardiasmo, MBA. Ak., dan Ko-promotor Prof. Gunawan Sumodiningrat, M.Ec., Ph.D., dan Prof. Dr. Yeremias T.Keban, MURP.

Dalam mempertahankan hasil disertasinya yang berjudul “Pengaruh Restrukturisasi Terhadap peningkatan Kinerja PT. Garuda Indonesia”, Abdulgani mengatakan perubahan terpimpin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja garuda Indonesia saat ini. Menurutnya, pimpinan yang memotivasi merupakan indikator yang paling sesuai diterapkan di perusahaan maskapai penerbangan. Disamping pimpinan yang antisipatif dan inspirasi.

Read more…

Mencontoh BUMN Ideal

January 24th, 2011 humas 8 comments

Editorial Media Indonesia

Kinerja !

ADAKAH badan usaha milik negara (BUMN) yang ideal di negeri ini? Bukan pekerjaan gampang untuk menjawabnya. Apalagi hingga saat ini pembicaraan di seputar BUMN belum bisa beranjak jauh dari posisinya sebagai sapi perah kepentingan politik, kepentingan kekuasaan.

Padahal, berbagai imbauan agar politisasi BUMN diakhiri terus-menerus digemakan. Kenyataannya, tangan-tangan jail yang ingin menjadikan BUMN sebagai sapi perah tak kenal menyerah.

Itulah, misalnya, yang terjadi dengan PT Krakatau Steel saat melakukan penawaran saham perdana pekan lalu. Pemerintah mematok terlalu rendah saham produsen baja terbesar di Asia Tenggara tersebut dan menjadikannya ajang berburu rente.

Read more…